Feature News
Surabaya, Kampus Ursulin—Sanmaris, Ketika menoleh ke belakang, saya menyadari bahwa tiga tahun ternyata mampu membawa begitu banyak perubahan. Saat pertama kali menginjakkan kaki di SMP Santa Maria Surabaya, saya datang dengan rasa penasaran yang besar akan dunia baru yang terbentang di hadapan saya. Lingkungan yang baru, wajah-wajah yang belum saya kenali tentunya sempat membuat saya gugup. Namun, bagi saya, sekolah selalu terasa lebih dari sekadar tempat belajar. Sekolah adalah tempat saya bertemu orang-orang yang menginspirasi, mencoba hal-hal yang belum pernah saya lakukan sebelumnya, dan menemukan versi diri saya yang terus berkembang. Hal inilah yang kemudian mendorong saya untuk mulai memberanikan diri keluar dari zona nyaman dan mencoba berbagai kesempatan yang ada di sekolah, mulai dari ekstrakurikuler, komunitas, hingga organisasi.

Di antara berbagai pengalaman yang saya jalani semasa SMP, TPPK (Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan) menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan. Pada awalnya, saya tidak memiliki rencana untuk bergabung dengan TPPK, namun, kesempatan yang datang kemudian membuat saya mulai ikut terlibat dalam berbagai kegiatan di dalamnya. Seiring berjalannya waktu, saya dipercaya menjadi koordinator TPPK. Bersama anggota lainnya dan guru pendamping, saya terlibat dalam perencanaan serta pelaksanaan berbagai kegiatan untuk membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah. Dalam proses tersebut, tantangan terbesar yang saya hadapi justru berasal dari diri sendiri, yaitu rasa kurang percaya diri ketika harus bertemu dan berinteraksi dengan orang-orang baru di luar lingkungan sekolah. Hal ini menjadi proses pembelajaran bagi saya untuk perlahan keluar dari zona nyaman. Saya mulai lebih berani menyampaikan pendapat, menjalin komunikasi, dan membangun relasi dengan banyak pihak. Pengalaman di TPPK juga membuka kesempatan bagi saya untuk terlibat dalam kegiatan di luar lingkungan sekolah. Salah satu yang paling berkesan adalah kesempatan untuk berinteraksi dengan teman-teman dari Forum Anak serta mengikuti berbagai kegiatan yang melibatkan UNICEF. Pengalaman tersebut memperluas wawasan saya mengenai pentingnya perlindungan anak, sekaligus menegaskan bahwa suara generasi muda merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan peduli.

Pengalaman saya di TPPK membawa banyak perubahan dalam diri, baik dalam sikap maupun cara saya memandang diri sendiri dan lingkungan sekitar. Saya menjadi lebih berani dalam mengambil peran dan belajar untuk lebih terbuka dalam bekerja sama dengan orang lain. Dari berbagai kegiatan yang saya jalani, saya semakin menyadari pentingnya komunikasi yang baik, terutama ketika harus berinteraksi dengan banyak pihak dengan latar belakang yang berbeda. Selain itu, pengalaman ini juga menumbuhkan rasa empati dan kepedulian yang lebih besar terhadap orang lain, khususnya dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak dan generasi muda. Berbagai pengalaman yang telah saya dapatkan membuka hati saya untuk lebih peduli dan mau mengabdi bagi sesama.

Tidak terasa, rasa penasaran yang dulu saya bawa saat pertama kali memasuki gerbang SMP Santa Maria Surabaya kini telah berubah menjadi begitu banyak cerita, pelajaran, dan kenangan yang akan selalu saya ingat. Banyak hal yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya justru menjadi bagian yang berkesan, dan saya sangat bersyukur atas setiap pribadi yang pernah hadir dan setiap pengalaman yang telah membentuk saya selama ini. Untuk teman-teman kelas 7 dan 8, jangan pernah ragu untuk mencoba hal baru dan mengambil kesempatan yang ada di depan kalian. Setiap pengalaman, sekecil apa pun itu, akan menjadi tempat bagi kalian untuk belajar dan bertumbuh. Terus jaga semangat serviam dalam setiap langkah yang kalian ambi serta jadilah pribadi yang membawa dampak positif bagi sesama. Dengan segala pengalaman dan pelajaran yang telah saya dapatkan, saya berharap dapat terus belajar, berkembang, dan mampu membawa kebaikan di mana pun saya berada, sebagaimana banyak orang telah membawa kebaikan dan makna dalam perjalanan saya selama tiga tahun ini.
(Priscilla Zenny P., 9E/27)