Kampus Ursulin Surabaya, Pemotretan foto yearbook kelas 9 tahun ini bertema "Nusantara" dilaksanakan selama empat hari berlangsung pada tanggal 13, 14, 20, dan 21 Mei 2024. Panitia buku kenangan memanfaatkan empat hari tersebut dengan maksimal agar dapat mencapai hasil yang terbaik. Pada hari pertama, pemotretan dimulai dengan kelas 9A dan 9E yang mengambil tema budaya Bali, lengkap dengan dekorasi khas dan pakaian adat Bali. Hari kedua dilanjutkan dengan kelas 9C dan 9D yang memilih tema budaya Jawa Timur, dimana siswa mengenakan batik dan kebaya khas daerah tersebut. Hari ketiga, kelas 9B juga mengambil tema Jawa Timur, namun dengan variasi dekorasi dan properti yang berbeda untuk menjaga keunikan setiap sesi. Pemotretan hari terakhir diisi oleh para guru dan panitia yearbook.
Kegiatan pemotretan ini melibatkan seluruh siswa kelas 9, para guru, serta panitia yearbook, dengan masing-masing kelas dijadwalkan secara bergantian. Pemotretan ini dilakukan di sekitar lingkungan SMP Santa Maria yang telah didekor sesuai dengan tema yang diambil tiap kelas. Setiap sesi pemotretan didesain agar siswa dapat berinteraksi dan merasakan elemen-elemen budaya nusantara dari properti dan pakaian adat yang digunakan. Tim fotografer dari panitia juga memastikan setiap momen tertangkap dengan kualitas terbaik. Pemotretan ini bukan hanya sekedar dokumentasi, tetapi juga sebagai sarana apresiasi terhadap budaya bangsa kita.
Pemilihan tema "Nusantara" memiliki tujuan yang mendalam yaitu untuk menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap budaya Indonesia. Tema ini dipilih karena Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman budaya, dan memperkenalkannya kepada siswa sejak dini merupakan hal sangat penting. Melalui pemotretan ini, siswa belajar untuk menghargai perbedaan dan memahami bahwa keberagaman adalah kekayaan bangsa kita. Selain itu, tema “Nusantara” juga diharapkan dapat mempererat rasa persatuan antar siswa yang berasal dari latar belakang budaya yang berbeda. Tema buku kenangan tahun ini diharapkan dapat mempengaruhi cara pandang siswa di masa depan.
Dalam empat hari ini pemotretan diatur dengan konsep yang terorganisasi dengan baik. Pada hari pertama, suasana Bali dihidupkan dengan properti yang sesuai dengan khas Bali. Hari kedua dan ketiga yang bertemakan Jawa Timur, panitia menggunakan properti seperti gamelan, teko kayu, dan kain batik yang menambah kekayaan visual pemotretan. Hari terakhir diisi dengan pemotretan para guru dan panitia yearbook. Mereka juga tidak ketinggalan untuk berpartisipasi dalam merayakan keberagaman budaya. Pemotretan ini menjadi penutup yang sempurna, menunjukkan bahwa seluruh komunitas SMP Santa Maria turut serta dalam melestarikan dan menghargai budaya Nusantara.
Secara keseluruhan, pemotretan yearbook bertema “Nusantara” ini bukan hanya sekadar mengabadikan momen-momen terakhir di SMP, tetapi juga merayakan keberagaman budaya Indonesia yang luar biasa. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan kenangan yang tak terlupakan, tetapi juga mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang budaya Nusantara. Tema “Nusantara” dipilih untuk memperkaya wawasan siswa tentang kebudayaan Indonesia yang beragam dan memperkuat identitas nasional mereka. Dengan mengakui keberagaman, diharapkan siswa akan tumbuh menjadi lebih toleran dan bangga akan warisan budayanya. Inilah yang membuat pemotretan yearbook kelas 9 tahun ini begitu istimewa dan bermakna.
Penulis: Aurelia Renata Harianto, 9C/05