News &
Updates

News Image

Share

“Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”
3 Mei 2024

Kampus Ursulin Surabaya - Kamis, 2 Mei 2024 — Sosok Ki Hajar Dewantara yang dikenal sebagai bapak pendidikan nasional dan menjadi inspirasi dunia pendidikan saat ini. Perannya yang sangat besar di dunia pendidikan. Atas peran dan jasanya dalam dunia pendidikan di Indonesia, maka hari lahirnya dijadikan sebagai hari Pendidikan Nasional. 

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) menjadi hari spesial semua insan pendidikan sehingga peringatannya diikuti oleh para siswa/siswi SD, kelas 7 dan 8 SMP, dan SMA Santa Maria dalam bentuk upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2024  di Lapangan Tumapel. Petugas upacara oleh siswa/siswi kelas 7 dan 8 SMP Santa Maria dengan pemimpin upacara yaitu Adam Dorojatun, siswa kelas 8A, sedangkan Kepala SMP Santa Maria, Martha Sawitri Handayani, S.Pd., selaku pembina upacara.

Tentunya hari Pendidikan Nasional ini selalu diperingati setiap tahunnya oleh peserta didik tingkat SMP karena tidak hanya diperingati dengan upacara, tetapi juga dengan kegiatan yang seru. Pada kesempatan kali ini, setelah mengikuti upacara, kegiatan dilanjutkan dengan lomba cerdas cermat yang sekaligus diadakan untuk persiapan Sumatif Akhir Tahun yang akan dilaksanakan pada akhir bulan Mei nanti.

Setelah mengikuti upacara, siswa-siswi kembali ke dalam sekolah untuk beristirahat sebentar dan kemudian siswa-siswi dari angkatan kelas 7 dan 8 bergantian pergi ke Aula Lantai 4 untuk mengikuti lomba cerdas cermat. Di dalam lomba cerdas cermat kali ini, terdapat 3 jenis soal, yaitu soal wajib, soal lemparan, serta soal rebutan. Pada akhir perlombaan juga ada babak taruhan poin nilai, di mana panitia menayangkan sebuah film pendek tentang Ki Hajar Dewantara, lalu setiap kelas diberi pertanyaan seputar film tersebut dan mempertaruhkan jumlah nilai yang sudah mereka tentukan. Babak inilah babak yang paling menegangkan karena jika menjawab salah, maka poin yang dimiliki akan berkurang sesuai poin yang dipertaruhkan, sedangkan jika menjawab benar poin akan bertambah sesuai poin yang dipertaruhkan.

“Pengalaman saya selama mengikuti lomba cerdas cermat sangat menyenangkan. Karena saya dapat berdiskusi bersama teman saya dan saya dapat belajar untuk berpikir kritis untuk cepat-cepat menjawab pertanyaan yang diberikan. Saya mendapat nilai kesungguhan saat menjawab pertanyaan, dan keberanian untuk menjawab saat soal rebutan. Saya juga mendapat nilai ketelitian ketika harus memperhatikan film Ki Hajar Dewantara,” ujar Jacqueline (7B). Harapannya untuk kaum muda saat ini adalah agar mereka lebih giat belajar dan meraih prestasi terbaik mereka untuk menghargai jasa Ki Hajar Dewantara, tidak lagi akan menyepelekan dan malas ketika harus belajar, dan semoga semua peserta didik di Indonesia dan di manapun bisa menjadi pribadi-pribadi yang berkualitas.

 

Penulis : Priscilla Zenny Putri, Kelas 7B/26