Kampus Ursulin Surabaya - Sabtu (22/2/2025) di gedung Siola lantai 2 diadakan acara launching instagram heroremaja.id, dialog bersama jurnalis sahabat anak, dan FGD konsultasi anak yang berada dalam serangkaian kegiatan Hari Internet Aman Sedunia Tahun 2025. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Forum Anak Surabaya, Duta Genre, Forum Anak Jawa Timur, Duta INSAN, sekolah INSAN, sekolah-sekolah INSAN.
Di awal acara, dibuka oleh sambutan dari Miss Milane Kidane mengenai hari internet aman sedunia ini sangat penting. Miss Milane sangat mengapresiasi usaha PLATO dan UNICEF serta anak-anak yang telah mengusahakan untuk membuat kota layak anak. Selain itu menurut beliau kesehatan mental itu sangat penting, apalagi dalam masa sekarang. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Dita Amalia direktur PLATO Foundation, yang menyampaikan keprihatinannya melihat perubahan penggunaan internet ke arah kejahatan diranah daring, seperti : pornografi, OCSEA, penipuan, perjudian yang meresahkan masyarakat.
Materi pertama dalam acara ini disampaikan oleh Kak Arum. Peserta diajak melihat video yang berisi hero remaja yang bisa menginspirasi dan mendukung remaja dalam menghadpi tantangan hidup agar tidak terkena depresi. Di video kedua peserta dikenalkan dengan instagram hero remaja yang launching dan dijelaskan bahwa program ini hadir untuk membantu para remaja untuk mengatasi kesehatan mental dalam dunia digital. Tidak hanya heroremaja.id saja yang bisa digukanan sebagai media pelaporan, tetapi ada juga pengenalan berbagai macam platform dan aplikasi untuk pelaporan seperti : Kanca Sebaya dari Forum Anak Surabaya, LARE JATIM dari Forum Anak Jawa Timur, SHATAKU dari Organisasi Pelajar Surabaya. Miss Milen sangat setuju dengan dibuatnya program ini, dan berharap dengan adanya hero remaja ini bisa membantu anak-anak, remaja untuk bisa saling sharing agar tidak khawatir.
Sebelun memulai konsultasi FGD dengan anak-anak untuk peraturan pemerintah, bu Astrid dari UNICEF menjelaskan bahwa pemerintah sedang mengusahakan yang terbaik untuk anak-anak sama seperti beberapa negara yang sudah memberlakukan pembatasan media sosial terhadap anak-anak. Kegiatan konsultasi anak yang dirancang sebagai forum diskusi untuk mengembangkan peraturan yang memastikan keamanan anak di ranah daring. Tujuan forum diskusi ini adalah untuk menerima pendapat dari anak. Dari konsultasi ini anak-anak diberikan kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya terhadap peraturan yang akan diibuat oleh pemerintah agar bisa membuat anak-anak Indonesia menjadi lebih baik.
SURABAYA? Together, we thrive!
Penulis : Agnes thania, kelas 9A/2