News &
Updates

News Image

Share

Langkah Kecil Kami untuk Berbagi
19 Desember 2025

Surabaya, Kampus Ursulin—Sanmaris, Senin s.d. Selasa, 15 s.d. 16 Desember, setelah setiap kelas mengumpulkan dana dari kegiatan pasar murah yang diselenggarakan melakukan perencanaan, persiapan, dan penentuan waktu serta sasaran kegiatan bakti sosial. Dana yang terkumpul digunakan membeli sembako dan kebutuhan sehari-hari untuk keperluan bakti sosial. Sasaran bakti sosial setiap kelas berbeda-beda, ada yang berbagi sembako untuk komunitas gojek, ada juga berkunjung ke panti asuhan agar semua bisa mendapatkan bantuan yang sama. Melalui kegiatan ini, para siswa/siswi belajar bahwa hal kecil yang  dilakukan bersama bisa membawa arti besar bagi orang lain. 

Senin, 15 Desember 2025, kami mulai melakukan bebagai persiapan dan membahas rencana perjalanan ke panti asuhan atau tempat lainnya sesuai kesepakatan kelas. Khususnya, kami berkunjung ke panti asuhan St Beatrix di Juanda. Kami berdiskusi bersama tentang rencana kunjungan, menyusun jadwal perjalanan, serta membagi tugas dan perwakilan anak yang akan pergi ke panti asuhan tersebut. Anak lainnya yang tidak mengikuti perjalanan ke panti asuhan mendekorasi kelas untuk kegiatan natal yang akan menanti. Selain itu,  Kami juga membantu para pedagang lokal di Dinoyo dengan berjalan dari sekolah dan  membeli banyak dagangan mereka untuk sembako yang akan diberikan menggunakan hasil penjualan pasar murah kelas, seperti beras, minyak goreng, gula, mie instan dan kebutuhan sehari-hari lainnya.

Pada hari Selasa, 16 Desember 2025, kami datang ke sekolah pada pukul 07.00 WIB untuk menyelesaikan dekorasi kelas bersama siswa lainnya. Lalu pukul 10.00 WIB, para siswa/siswi lainnya boleh pulang dan perwakilan siswa/siswi yang akan berkunjung ke panti asuhan bersiap siap, menaruh sembako yang telah di beli ke mobil dan lalu berangkat bersama guru pendamping ke tempat panti asuhan. Setibanya di panti asuhan, kami disambut dengan hangat oleh para suster dan anak-anak panti. 

Kami kemudian menyerahkan sembako yang telah dibeli. Selain itu, kami juga memberikan jajan kepada anak-anak panti agar mereka bisa nikmati bersama. Suasana menjadi semakin hangat ketika kami mengajak mereka bermain bersama, bercanda, saling mengenal dan mengetahui lebih lanjut bagaimana kehidupan mereka di panti.

Sebelum pulang, kami juga berfoto bersama sebagai kenang-kenangan. Dari kegiatan ini, nilai hidup yang kami dapatkan adalah cinta dan belas kasih yaitu lebih peduli kepada sesama dan belajar berbagi. Selain itu, kami juga dapatkan totalitas karena semua kegiatan dilakukan dengan sungguh-sungguh, mulai dari persiapan, belanja sembako sampai berbagi di panti asuhan. Kami bersyukur bisa belajar untuk peduli, berbagi, dan melakukan sesuatu yang menyenangkan hati. Pengalaman ini menjadi pelajaran yang berharga bagi kami dan akan kami ingat dan terapkan dalam kehidupan pada masa yang akan datang.

 

Penulis: Hazel Anja Sutikno, 8D/13