Surabaya, Kampus Ursulin — Sanmaris, tepat di tanggal 26 Mei 2026, kakak-kakak SMA Santa Maria Surabaya menggelar kegiatan gelar karya dengan tujuan untuk mengedukasi dan berbagi wawasan kepada adik-adik SMP Santa Maria Surabaya. Acara dimulai dengan penyampaian maksud dan tujuan kegiatan serta pendampingan oleh ibu/bapak guru SMA Santa Maria Surabaya untuk pembagian kelompok serta penentuan pendamping kelompok di setiap ruang gelar karya yang memiliki materi dan kreativitas masing-masing, salah satunya mengenai kebijaksanaan dalam pertemanan.

Topik kebijaksanaan dalam pertemanan dibahas di ruang nomor 13. Saat memasuki ruang nomor 13, peserta disambut oleh MC yang memandu jalannya kegiatan. Selain itu, dihadirkan pula tamu spesial bernama Kak Christo yang merupakan alumni SMA Santa Maria Surabaya untuk membagikan topik serta pengalaman pribadinya. Pada sesi pertama dan kedua, kedua MC memberikan pertanyaan mendalam kepada Kak Christo sebagai pembelajaran yang “relate” dengan kehidupan siswa/siswi yang hadir di ruangan tersebut.
Selain penyampaian materi, para peserta juga diajak bermain ice breaking untuk melatih fokus serta membangun suasana yang meriah. Tidak hanya itu, terdapat permainan seru berupa studi kasus dengan meminta peserta menyelesaikan kasus layaknya detektif yang sedang bertugas memecahkan masalah. Selain itu, semua peserta juga mendapatkan bingkisan menarik sebagai kenang-kenangan.

Selanjutnya semua peserta diberikan kesempatan dalam sesi sharing untuk menceritakan pengalaman kehidupan mereka. Dalam sesi ini, mereka berkesempatan menyampaikan keluh kesah dalam pertemanan sehingga dapat memperoleh saran dan pendapat agar masalah tersebut dapat diselesaikan dengan baik.

Acara ditutup dengan sesi refleksi, seluruh peserta diberikan kesempatan untuk terbuka mengenai manfaat, perasaan, dan pengalaman yang mereka dapatkan selama acara berlangsung. Melalui kegiatan dan penyampaian topik ini, seluruh peserta menyadari dan terdorong untuk membangun pertemanan yang lebih baik, bijak dalam membedakan hal yang baik maupun buruk, serta menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
(Penulis : Julia Maria Jesslyn Padjo, 8E/14)